Gadjah Wong River Explore

jajal

                 Kegiatan peserta dan kondisi sungai dalam acara Gadjah Wong River Explore. Picture by Saihu

Senajan Aku Cilik Seng Penting Kaliku Resik. Itulah slogan yang sering kita lihat di jembatan ataupun daerah pinggir sungai Gadjah Wong. Sudah selayaknya kita sebagai warga negara yang baik  harus menjaga kebersihan sungai. Sungai merupakan arteri dalam tatanan perkotan. Sungai yang bersih merupkan bukti bahwa masyarakat sadar akan pentingnya sungai. Sebaliknya kondisi sungai yang buruk merupakan bukti masyarakat kurang sadar pentingnya sungai bagi kehidupan. Seorang akademisi di bidang biologi yang notabene mengerti ilmu konservasi dan restorasi lingkungan, seharusnya ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian sungai. Seperti hal yang dilakukan oleh kelompok studi Water Forum Kalijogo (WFK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kelompok studi tersebut fokus dalam gerakan konservasi air ataupun sungai.

Sabtu, 22 Oktober 2016 KS Water Forum mengadakan acara yang diberi nama ‘’Gajah Wong River Explore’’. Acara tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dengan menyusuri sungai Gajah Wong  dari daerah Timoho hingga Warung Boto. Kegiatan tersebut tidak hanya sekedar jalan-jalan, tetapi juga membersihkan sungai dari sampah plastik yang ditemukan di sepanjang perjalanan. Pada kegiatan tersebut peserta yang terdiri dari mahasiswa Biologi UIN Sunan Kalijaga diminta untuk memberikan komentar dan solusi mengenai kondisi sungai Gajah Wong.

Berdasarkan hasil pengamatan peserta, sebagian besar berpendapat bahwa sungai Gajah Wong ‘’cukup tercemar’’ karena banyaknya sampah plastik yang di sungai tersebut. Sebagian peserta juga berpendapat bahwa upaya tepat untuk menjaga sungai adalah dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan koservasi sungai Gajah Wong sekaligus memanfaatkan potensi yang ada di sekitar sungai. ‘’Pembuat taman bermain di sekitar sungai, tempat belajar, ataupun tempat untuk berolah raga diharapkan intensitas kegiatan  masyarakat ke sungai akan bertambah dan sadar akan pentingnya menjaga sungai’’ menurut Rouf salah satu peserta kegiatan.

Kegiatan ditutup dengan secangkir teh hangat dan makanan ringan sembari ngobrol seputar sungai Gajah Wong di taman Educational Park Gadjah Wong. Berbagai solusi untuk konservasi sungai gajah wong dikemukan peserta, mulai dengan mencoba pembuatan wetland system, inventerisasi tanaman di area reparian Gajah Wong, hingga mencoba menganalisis kadar kualitas air sungai dari sudut pandang mikrobiologi. Komentar tersebut bertujuan agar banyak artikel ataupun jurnal yang mengangkat sungai Gajah Wong sehingga kondisi sungai dapat menjadi lebih baik. Acara pamungkas ditutup oleh  Azam (Sesepuh WF) yang berpesan bahwa ‘’Menjaga kebersihan  sungai Gajah Wong adalah tanggung jawab bersama termasuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, karena sungai tersebut melewati kawasan kamus kita dan kita harus turut berusa memperbaikinya’’

 

 

Penulis : Romli Hidayat

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s